Movie Review: Mission Impossible – Ghost Protocol

seri keempat dari franchise hollywood Mission: Impossible. kali ini Ethan Hunt (Tom Cruise) harus memburu teroris dengan codename Cobalt yang mencuri dokumen kode peluncuran misil nuklir dari pemerintah Rusia dan berencana mengarahkannya ke Amerika. Hunt yang tengah menjalankan misi mata-mata di penjara Moscow terpaksa harus ‘dijemput’, karena agen Hanaway (Josh Holoway) yang seharusnya mencuri dokumen kode misil tersebut gagal menyelesaikan misinya.

dibantu agen Dunn (Simon Pegg) dan agen Carter (Paula Patton), Hunt menyusup ke pusat data rahasia di Kremlin untuk mencari tahu siapa sebenarnya Cobalt. misi Kremlin ini menjadi gagal ketika seseorang meng-piggyback frekuensi radio Hunt and alerting the Russians. ketika Hunt, Dunn dan Carter berhasil kabur, tiba-tiba rentetan bom menghancurkan kompleks pusat data Kremlin. Hunt terluka dalam insiden itu dan berhasil ditangkap agen Sidirov dari pemerintah Rusia. tentu saja kemudian IMF dituduh sebagai otak pengeboman Kremlin, dan Pemerintah Rusia menganggap pengeboman ini sebagai undeclared act of war.

dalam situasi ini pemerintah Amerika menjalankan Ghost Protocol, a black operation contingency that disavows the entire IMF. pemerintah Amerika menganggap IMF tidak pernah ada, Hunt and tim dianggap sebagai teroris and should be proscecuted. tetapi pemerintah Amerika membiarkan Hunt kabur, dan melanjutkan menyelesaikan misi di bawah arus. kegagalan misi Hunt di Kremlin ini juga harus dibayar mahal dengan kematian IMF’s secretary yang ditembak mati Russian security forces yang dipimpin Sidirov. kejadian ini membawa Hunt bertemu dengan IMF’s intelligence analyst William Brandt (Jeremy Renner) yang kemudian membantu Hunt menyelesaikan mission impossible menghentikan Cobalt sekaligus membersihkan nama IMF. no help, no contact, off the grid.

siapa Cobalt, siapa sebenarnya mastermind pengeboman Kremlin, siapa juga sebenarnya William Brandt who apparently not merely an intelligence analyst, will United States been blowed up with nuclear missile at the end? tonton sendiri filmnya untuk tahu jawabannya yaa.

this movie is real entertaining. flawless. terutama dari segi smoothness. adegan demi adegan mengalir dengan bagus. hampir tidak ada scene yang canggung atau nanggung. poin lainnya adalah adegan-adegan action yang cepat dibumbui dengan dialog-dialog lucu dan kadang-kadang scene-scene lucu. penonton dibuat tegang tapi secara rileks sekaligus. dari segi cerita sebenarnya cukup sederhana dan hampir tidak ada twist. tapi inilah yang membuat film ini bagus. dengan cerita yang sederhana, Brad Bird (director) lebih bisa fokus mengeksplor adegan actionnya. penggunaan teknologi didalam film ini juga pasti akan membuat penonton berdecak kagum. juga, setting lokasi film ini yang berkeliling ke berbagai belahan dunia, Rusia-Amerika-Dubai-Mumbai, mata penonton akan sangat dimanjakan oleh keindahan tempat-tempat tersebut. yess this movie is so worth to watch.

rating: 8/10

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s